Sunyinya malam, membuat segala kisah antara kamu dan aku terputar begitu saja dalam ingatan.
Masih tak bisa dipercya, sosok dirimu yang dulu selalu aku banggakan, selalu membuat aku merasakan bahagia, kini berganti menjadi sosok yang terhebat membuatku meneteskan butiran-butiran air mata karna goresan luka yang kamu toreskan dibalik sosok malaikatmu.
Semua hal yang pernah terjadi, seakan seperti sebuah drama dengan skenario yang disusun rapi tanpa ada yang bisa menerka-nerka jalan ceritanya. Bagaimana mungkin, jika ketulusan telah dipakai dalam sebuah hubungan, dengan mudahnya menyerah hanya pada jarak. Sedang jarak tak pernah mencari permasalahan, namun kenapa menjadikan jarak sebagai masalah dengan cerita kita ?
Namun, sedikit mampu aku terima dalam akal sehatku, bahwa jarak memang tak bisa kita taklukkan, dan sedikit itupun aku merasa setengah tekateki tentang perubahanmu terjawab. Namun pada kenyataannya, bukan jarak yang menjadi masalah, namun wanita baru yang menjadi sumbernya.
Awalnya aku yang mampu menerima perubahan itu dengan sedikit bernafas lega tanpa banyak tekateki yang menjadi fikiran, namun kini membuatku menjadi berambisi untuk tidak menerima alasan terhentinya hubungan kita.
Segala rasa dengan berbagai cara ku coba untuk mengeluarkannya dan berencana bercerita denganmu, namun semua itu seakan kamu anggap sebagai dongeng pengantar harimu dengannya. Waktu terus berlalu dengan keadaan yang menyiksa seperti ini. Amarah seolah terus memuncak tanpa jeda. Namun semua seakan terasa sia-sia, kau bahkan tak menggubris maksud ku. Seiring semuanya berjalan, rasa sadar dalam sedih sembari mengahampiri dengan berfikir " tak akan mungkin orang baru akan masuk, jika tuan rumah tak membukakan pintu untuknya ".
Kata demi kata yang menyusun kalimat itu selalu ku coba menterjemahkannya untuk menjadi jawaban dari kekecewaan yang kamu persembahkan ini, dan akhirnya semuanya terjawab.
Namun hati selalu menyuruh mencoba tetap berjuang dengan mengenyampingkan segala rasa gensi, egois, emosi, benci dan segala rasa lain yang menjadi satu saat itu, membuatku untuk mencoba memahamimu dan menyusun kembali serpihan kekecewaan itu. Lantas respon dari semua itu apa ? Hanyalah keangkuhan dan ketidak perhatianmu yang kamu balaskan.
Berakhir pada saat itu, segala rasa dan pikiran yang selalu tertuju padamu aku coba untuk menutupnya secara rapat-rapat, karna hanya satu yang terlintas " jika kamu menyayangiku dengan tulus, kamu tak akan mungkin tega melihatku menangis terpuruk dan meninggalkan ku seperi ini. Jika kamu menyangiku dengan tulus, tak mungkin kamu akan membiarkan ku merasakan jatuh dengan kesakitan yang tak bisa diungkapkan ini "
Dan saat itu, aku mencoba bangkit lagi menjadi aku yang dulu. Aku yang kuat dan aku yang mampu menghadapi apapun kenyataan dunia. Karna tak mungkin lagi aku terus-terusan mengingat segalanya dan tidak beranjak bangkit dari kesedihan ini, tak mungkin aku hanya bersedih disetiap langkah ku, sedang kamu tertawa lepas bersama kekasih barumu.
Beriringan itu, dalam diriku telah terbuat sebuah tekat yang telah aku susun dan harus dijalani " dia bahagia, aku pun harus bahagia ". Karna pada dasarnya, aku pun pantas bahagia dan menikmati segalanya seperti semula sebelum saling mengenal .
my trip my adventure
Jumat, 22 Mei 2015
Kamis, 12 Maret 2015
akan ada waktunya~
Cinta tak kan
selamanya membawa kebahagian, kesetian pun tak selamanya akan berakir dengan
kebahagian. Kadang ketika kita setia belum tentu akan terbalaskan kesetian itu.
Namun sepertinya kesetian yang tertanam itu tak akan pernah tersia-siakan,
karna semua orang tau apa yang kita tanam dan itulah yang akan kita tuai. Dan begitulah
kesetiaan, jika kita menanamnya meski sekarang tak terbalaskan ingatlah suatu
saatnya nanti seseorang akan membalaskan kesetian itu. Karna mungkin orang yang
kita beri kesetian itu belum tepat untuk menjalankan hari-harinya bersama kita.
Cinta tak akan
sia-sia, semua akan ada keindahan dibelakangnya. Mungkin bukan sekarang bahagia
itu akan menunjukkan wujudnya, namun percayalah nanti, ketika waktunya tiba dia
tak akan pernah malu-malu untuk memperlihatkannya. Karna sebenarnya cinta itu
tak sebercanda orang yang menyia-nyiakannya. Cinta tau mana yang telah
berkorban banyak dan yang hanya menyempelekannya.
Cinta itu hanya
keindahan diawal yang selalu terpamerkan, karna bila bukan indah diawal mungkin
itu bukan cinta. Karna cinta itu mengiming-imingi keindahan diawal, dan bagaimana
akhir yang menyedihkan dia menyembunyikan rapat-rapat hinga akhirnya membuat orang
tak percaya bahwa begitu lah akhirnya yang menyedhkan. Dan ketika kesetiaan tak
mendapat balasan, ingatlah mungkin belum saatnya dan bukan dia yang akan
membalasnya. Karna cinta tau kemana ia akan pergi dan berlabuh, dan cinta tak
akan beradar kesembarangan tempat.
Dan ketika saatnya
ia datang, jangan pernah menyianyiakan karna kesempatan kesetian untuk
terbalaskan tak akan berulang-ulang. Membutuhkan waktu yang lama untuk menunggu
balasan yang pernah tertanamkan, dan menorehkan luka mendalam selama menunggu. Jagalah
apa yang didekat kita, jangan sampai sebuah kata penyesalan akan terlontarkan
nantinya. J
Minggu, 08 Februari 2015
Jangan terus berlalari
Ada kalanya akan ada seseorang yang menyerah dan berhenti untuk
mengejar, dan membiarkan semua berjalan sesuai dengan takdirnya, karna jika
takdir menugaskan semua akan baik-baik saja, dan dialah jalan yang sebenarnya,
takdir tak akan pernah mengelak. Takdir pasti
akan mempertemukan dan menyatukan siapa yang pantas disatukan. Mengejar
seseorang yang berlari itu lelah, sedang yang dikejar terus berlari tanpa
melihat bahkan tak peduli betapa lelahnya orang itu mengejarnya, hingga ia
terengah-engah dengan kondisinya.
Taukah kamu, semakin kamu berlari ketika dikejar semakin orang itu akan
tersadar, tak seharusnya berjuang dan
mengejar sampai sejauh ini. Namun ingatlah sebelum lari dari kejarannya, tak
selamanya ia akan mengejarmu, toleh lah sesekali kebelakang apa ia masih
berusaha mengejarmu, atau ia telah berhenti karna lelahnya yang tak pernah kau
pedulikan dan sabarnya mengejar yang tak pernah kau hargai. Atau mungkin
seseorang telah mneyadarkannya ditengah perjalanannya mengejarmu, dan
menuntunnya keawal kembali sebelum kau dan ia menadi kalian.
Karna sesabar-sabar orang yang tulus, ia akan membuat simpulan diujung letihya.
Jangan pernah beranggapan, ia yang selama ini mengejarmu akan terus mengejar
dan selalu bertahan bagaimana kamu bersikap. Karna ia yang tak pernah dihargai,
akan merasakan titik dimana ia telah menyerah dan benar-benar merasa lelah
karna sabarnya telah usai. Dan kemudian kamu akan merasa menyesal karnah pernah
membiarkannya berlari sejauh itu tanpa
kau pedullikan.
Jumat, 30 Januari 2015
cinta akan berlabuh ketempatnya
Cinta memang susah ditebak kemana akan berlabuh, namun hal itu membuat
sebuah tanda tanya yang ntah kapan akan dipecahkan jawabannya. Menyakitkan memang,
ketika seseorang menyayangi namun ditinggalkan dengan hal yang lain. Ntah ini
hukum alam atau memang mungkin hati yang memang benar-benar tak dapat
dibohongi. Meski cinta itu mempunyai arti yang sangat mudah, namun
penjabarannya bukan main sulitnya. Setahun berlalu itu memang waktu yang sangat
lama, namun itu tidak dengan cinta. Berapa lama pun cinta ditinggalkan dan
berpura-pura mencintai yang lain jika hati mengatakan ialah yang kamu cari
semua akan kembali kepada siapa yang menjadi pemilik sebenarnya.
ketika hati yang meninggalkan pergi bersama yang lain, namun ketika berakhir dan ingin kembali dengan ia yang ditinggalkan, cinta sesungguhnya tak akan muncul dengan sendirinya . Ia akan bersembunyi setelah ditinggalkan dan tak diacuhkankan. Namun ketika hati yang salah sadar dan berusaha kembali untuk menjahit semua yang telah usai, hati yang ditinggalkan tak akan segera mampu menyatukan. Usaha dan pengorbanan lah yang dapat menyatukan dua hati yang pernah terlepas dari ikatannya. Cintak tak akan pergi kemana-mana ketika ditinggalkan, meski bersama dengan yang lain mulai melakukan perjalanan dan berakhir, namun pada saatnya ia yang ditinggalkan akan menuntun kembali untuk melanjutkan perjalanan menuju titiknya.
ketika hati yang meninggalkan pergi bersama yang lain, namun ketika berakhir dan ingin kembali dengan ia yang ditinggalkan, cinta sesungguhnya tak akan muncul dengan sendirinya . Ia akan bersembunyi setelah ditinggalkan dan tak diacuhkankan. Namun ketika hati yang salah sadar dan berusaha kembali untuk menjahit semua yang telah usai, hati yang ditinggalkan tak akan segera mampu menyatukan. Usaha dan pengorbanan lah yang dapat menyatukan dua hati yang pernah terlepas dari ikatannya. Cintak tak akan pergi kemana-mana ketika ditinggalkan, meski bersama dengan yang lain mulai melakukan perjalanan dan berakhir, namun pada saatnya ia yang ditinggalkan akan menuntun kembali untuk melanjutkan perjalanan menuju titiknya.
Cinta tak akan lelah menunggu, ia akan
selalu bersabar hingga hari itu tiba. Meski akan ada yang singgah, namun cinta
tak akan memakai seluruh hati untuk bersama, meski ia mengatakan telah memakai
seluruh hati nya dengan yang baru. Namun hati akan berontak dengan perkataan itu.
Ketika mencintai seseorang, pertahankan dia , jangan izinkan diri menyakitinya,
karna ketika ia pergi, meski itu hanya sesaat penyesalan akan hadir dan selalu
merasa bersalah. Hargai dia yang berada disampingmu jangan membuat ia pegi dan
merasa kehilangan J
Senin, 12 Januari 2015
sabar ku terhenti
Benang yang telah putus, ketika di sambung sekuat dan setangguh
apapun ikatnnya tak akan kokoh lagi. Cinta yang pernah terjalani beberapa waktu
itu tak akan terulang, ketika waktu pernah berhenti. Tak bisa disesali apapun
yang telah terjadi, itulah alur ceritanya dan itulah kisahnya. Siapa yang akan
tau semua akan terhenti sampai disini, dan siapa pun juga tak akan ada yang tau
ceritanya seperti ini. Semua kisah itu sulit ditebak, hingga waktunya berakhir
barulah dapat dibaca. Tak ada seseorang pun yang menginginkan ending dengan
tetesan air, tapi itulah cerita yang selalu menjadi teka-teki.
Saat kuat untuk tetap bertahan namun tak penah dihargai, dan saat
ia melepas mungkin tak pantas untuk di genggam kembali. Mungkin inilah waktunya
cerita ini berakhir, dengan kamu memilih pergi berpindah kecerita yang lain.
Namun keinginan mu tak akan pernah terhalang lagi. Karna mungkin disini batas
sabar ku pun telah habis, saat kau selalu membuat ku terpojok dan selalu
berharap dengan semua yang tak akan kau beri. Namun ingatlah, sosok yang tulus
tak akan selalu hadir untuk ke yang sekian kalinya dalam kehidupanmu.
Sosok yang sangat mencintai dan menyangimu dengan ikhlas tak akan
selalu ada, apalagi setelah kau mempermainkannya. Meski dulu kau pernah
menyanginya juga, setidaknya pada saatnya nanti kamu akan meresa berbeda dengan
orang pilihanmu. Penyesalan itu akan segera hadir dalam harimu, setelah ia yang
kau sakiti telah menemukan dirimu yang dulu pada orang lain. Dan ketika saat
itu datang, kau tak akan bisa memegangnya lagi. Karna semuanya itu sudah tak
ada waktu, karna kau yang menanamkan kesakitan itu untuknya. Pada saatnya apa
yang telah kau tanam, kau sendiri yang akan memetiknya.
Saat aku menggenggam, aku tak akan pernah melepaskan. Namun ketika
kau mulai melepas, aku tak akan menjadi sosok yang kuat untuk menggemmu seperti
dulu lagi. Dan ketika kau benar melepasnya, tak kan pernah ku coba menggenggam lagi.Mungkin cerita ini bukan cinta yang tulus kau ciptkan, karna cinta yang tulus tak akan pergi meninggalkan .
perjalanan itu siapa yang tau akhirnya~
Bertahan dengan cinta yang yang hanya menggantungkan itu menyakitkan,
namun ketika tekat hati tetap setia bertahan, sakit itu tak terlalu di
hiraukan. Setiap detik, setiap langkah, berusaha menutup telinga agar tak mendengar
ocehan orang yang bertopik untuknya. Bahkan seakan purak-purak tak tau dengan
apapun yang telah ia lakukan ketika berada jauh dengan kita. Semua itu hanya
ingin bertahan dan mengetahui segala yang positif tentang dia dan tak mau mendengar
hal yang itu benar-benar sifatnya. Itulah cinta, ketika diawali dengan komitmen
selamanya akan tetap menjadi komitmen sebelum terucap pisah.
Cinta itu dua insan yang saling berkomitmen untuk saling menjaga, selalu
ada ketika suka duka, tak akan meninggalkan hanya karna hal sepele, dan
memperjuangkan ketika semua suasana di ujung tanduk. Namun ketika jarak
menghadang, susah menemukan seseorang yang akan setia menunggu sang kekasih
kembali tanpa berbagi. Yaa, jarak itu ancaman hubungan , namun ketika mereka
benar-benar berkomitmen dengan tulus, mereka akan menganggap jarak itu ujian
untuk hubungan mereka.
Namun jarang yang akan menerima dengan utuh tentang jarak, banyak
mereka yang mencoba membuka pintu untuk mengizinkan yang lain masuk. Saat hal
itu diketahui, yaa memang sangat menyakitkan dan sangat mengecewakan. Namun kadang
ada yang tetap bertahan meski kecewa, karna mungkin mereka merasa tak adil
dengan segala hal yang telah ia berikan, dan segala hal yang telah
diperjuangkan. Memang sulit menerimanya, namun itulah nyata yang harus
ditempuh.
Merubah segala yang terjadi itu sulit, namun kadang ada yang ingin
membalaskan kekecewaannya. Tapi ada pula yang enggan membalasnya, bahkan ia
sulit untuk menjatuhkan hatiya meski telah disakiti. Namun itu lah cinta yang
tulus, cinta yang tak ingin membalas, tetap ingin bertahan bahkan ingin mengubah
segalanya seperti awal. Aneh memang dengan seseorang yang masih kuat demikian,
namun tak ada yang tak mungkin. Mana bisa di tebak jalan cerita itu.
Siapa sangka, dia yang dulunya ingin tetap bertahan dan membenci setiap lelaki yang
mendekatinya, kini telah berkesimpulan. Bagaimana tidak, meski ia bertahan
dengan segalanya dan mencoba memaafkan namun seakan ia tak lagi di hargai. Sesabar-sabar
seseorang untuk ikhlas dan bertahan akan ada batasnya, mungkin saat itu
sabarnya telah lenyap karna tak pernah
di hargai sedikit pun. Hingga saat itu tiba, hati beku itu telah cair. Cinta yang
dulu hanya untuk seseorang kini pun telah terbagi, meski ia tak ingin memiliki
yang lain.
Yaa itulah cinta, itulah cerita perjalanan yang kadang sulit
dipercaya. Namun begitu kenyataannya, hukum itu adil. Saat cinta dipermainkan,
saat rasa dikecewakan, meski hati beku untuk membuka yang baru dan tetap ingin
bertahan namun tak dihargai, pasti akan ada yang berjuang mencairkan hati yang
beku itu. Karna perjuangan itu akan adil, bagaimana yang kita tanam, begitu
pula yang akan dipanen. Jangan pernah mengecewakan jika tak ingin dikecewakan,
jaga cinta yang berada didekat kita, sebelum cinta itu pergi dan membuat menyesal. Karna sebenarnya, ketika kita telah bersama dengan yang baik, namun
berambisi mencari yang terbaik, kita tak akan mendapatkannya. Karna yang
terbaik yang kita cari adalah yang baik bersama kita saat itu.
Kamis, 08 Januari 2015
Antara Bertahan dan Menyerah
Semua orang
tentunya pernah merasakan sebuah rasa yang bercampur, antara kesal, sedih ,
kecawa bahkan bahagia. Namun rasa itu sering kali membuat orang bingung akan
rasa yang berubah-ubah itu. Yaa rasa itu adalah cinta, sebuah perasaan yang
kadang orang memakai hatinya atau bahkan orang itu hanya menggunakan rasa ingin
mencoba. Menyakitkan memang, ketika mencinta menggunakan hati namun pada
nyatanya kekasih hanya ingin mencoba. Namun ketika dihadapkan dengan sikon
begitu,tentunya semua orang tak ingin, dan siapa yang tau diawal semua akan menjadi seperti itu
Ketika hati
dipermainkan, seseorang pasti ingin menyerah akan keadaan yang ada. Namun,
disaat menyerah apakah tidak pernah berfikir berapa lama berusaha memulihkan
keadaan, berapa lama bersabar dengan segala sifatnya, berapa lama harus bisa
menempatkan posisi untuk saling rukun. Menyerah itu bukan solusi yang baik
ketika hati dipermainkan, sabar dan tetap bertahan mungkin yang lebih baik. Karna
setidaknya, meski dikhianati kita pernah belajar bagaimana cara bertahan dengan
ikhlas meski hasil jauh dibawah keinginan sebenarnya.
Ketika sakit telah
ditanamkan, bertahan itu memang keputusan yang menurut orang lain sangat tak
masuk akal. Namun apakah mau, pengorbanan yang selama ini kita lakukan hanya
akan berakhir seperti itu. Setelah segela macam cara yang kita lakukan, bahkan
mengorbankan hati kita untuk bertahan itu akan sia-sia. Aku rasa menyerah itu
bukan jawabannya, namun bertahan yang pantas untuk diposisikan saat itu. Mungkin
memang sakit, ketika memilih bertahan dan menerima semuanya, namun seseorang
itu belum sadar akan kesalahannya.
Mungkin memang sulit melupakan apa yang telah terjadi, apalagi itu menyangkut hati dan
perasaan. Namun kadang orang tak pernah berfikir bahwa yang ia lakukan akan
menyakitkan untuk kita, bahkan mungkin orang hanya mimikirkan rasa bahagia
sesaatnya. Cinta itu memang banyak mengandung sebuah unsur keegoisan, sebuah
rasa yang kadang benar-benar sulit untuk diterjemahkan ataupun dijabarkan. Kadang
memang hanya orang-orang kuat yang mampu menempatkan dirinya diposisi yang
terbaik, yaa orang kuat yang mengambil kesimpulan tak bersama emosi.
Bertahan atau
menyerah itu adalah pilihan yang benar-benar membutuhkan kesimpulan dengan
tenang, bukan berkesimpulan saat hati memanas dan sakit. Menyerah itu boleh,
tapi fikirkan dulu segalanya. Apakah ini saatnya menyerah, ketika semuanya telah
kita usahakan namun tak dihargai dan pengorbanan itu tak ada hasil. Namun saat
itu kita menyerah ? apakah itu adil buat kita ? aku rasa tidak. Lebih adil
rasanya kita untuk bertahan, namun ketika berulang kali pengorbanan itu telah
disia-siakan, saat itu menyerah memang pantas. Karna mungkin ia bukan seseorang
yang pantas atau bahkan bukan orang yang tepat untuk disayangi sebegitu kuat
dan tulusnya.
Jika segalanya
telah kita usahakan untuk mempertahankan dan menghargainya, namun ia tak pernah
sadar akan hadir kita, atau bahkan ia masih kerap melakukan segala hal yang
membuat kita sakit,memilih menyerah dan memilih untuk pergi itu adalah hal yang tepat. Karna
suatu saat nanti, akan ada ia yang sadar dan akan mengetahui arti akan hadir kita ditengah-tengahnya.
Bertahanlah hanya untuk orang yang pantas dipertahankan, bukan untuk
orang yang berulang kali melakukan kesalahan.
Langganan:
Postingan (Atom)