Ada kalanya akan ada seseorang yang menyerah dan berhenti untuk
mengejar, dan membiarkan semua berjalan sesuai dengan takdirnya, karna jika
takdir menugaskan semua akan baik-baik saja, dan dialah jalan yang sebenarnya,
takdir tak akan pernah mengelak. Takdir pasti
akan mempertemukan dan menyatukan siapa yang pantas disatukan. Mengejar
seseorang yang berlari itu lelah, sedang yang dikejar terus berlari tanpa
melihat bahkan tak peduli betapa lelahnya orang itu mengejarnya, hingga ia
terengah-engah dengan kondisinya.
Taukah kamu, semakin kamu berlari ketika dikejar semakin orang itu akan
tersadar, tak seharusnya berjuang dan
mengejar sampai sejauh ini. Namun ingatlah sebelum lari dari kejarannya, tak
selamanya ia akan mengejarmu, toleh lah sesekali kebelakang apa ia masih
berusaha mengejarmu, atau ia telah berhenti karna lelahnya yang tak pernah kau
pedulikan dan sabarnya mengejar yang tak pernah kau hargai. Atau mungkin
seseorang telah mneyadarkannya ditengah perjalanannya mengejarmu, dan
menuntunnya keawal kembali sebelum kau dan ia menadi kalian.
Karna sesabar-sabar orang yang tulus, ia akan membuat simpulan diujung letihya.
Jangan pernah beranggapan, ia yang selama ini mengejarmu akan terus mengejar
dan selalu bertahan bagaimana kamu bersikap. Karna ia yang tak pernah dihargai,
akan merasakan titik dimana ia telah menyerah dan benar-benar merasa lelah
karna sabarnya telah usai. Dan kemudian kamu akan merasa menyesal karnah pernah
membiarkannya berlari sejauh itu tanpa
kau pedullikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar