Minggu, 08 Februari 2015

Jangan terus berlalari

Ada kalanya akan ada seseorang yang menyerah dan berhenti untuk mengejar, dan membiarkan semua berjalan sesuai dengan takdirnya, karna jika takdir menugaskan semua akan baik-baik saja, dan dialah jalan yang sebenarnya, takdir  tak akan pernah mengelak. Takdir pasti akan mempertemukan dan menyatukan siapa yang pantas disatukan. Mengejar seseorang yang berlari itu lelah, sedang yang dikejar terus berlari tanpa melihat bahkan tak peduli betapa lelahnya orang itu mengejarnya, hingga ia terengah-engah dengan kondisinya.
Taukah kamu, semakin kamu berlari ketika dikejar semakin orang itu akan tersadar, tak seharusnya berjuang  dan mengejar sampai sejauh ini. Namun ingatlah sebelum lari dari kejarannya, tak selamanya ia akan mengejarmu, toleh lah sesekali kebelakang apa ia masih berusaha mengejarmu, atau ia telah berhenti karna lelahnya yang tak pernah kau pedulikan dan sabarnya mengejar yang tak pernah kau hargai. Atau mungkin seseorang telah mneyadarkannya ditengah perjalanannya mengejarmu, dan menuntunnya keawal kembali sebelum kau dan ia menadi kalian.
Karna sesabar-sabar orang yang tulus, ia akan membuat simpulan diujung letihya. Jangan pernah beranggapan, ia yang selama ini mengejarmu akan terus mengejar dan selalu bertahan bagaimana kamu bersikap. Karna ia yang tak pernah dihargai, akan merasakan titik dimana ia telah menyerah dan benar-benar merasa lelah karna sabarnya telah usai. Dan kemudian kamu akan merasa menyesal karnah pernah membiarkannya berlari sejauh itu  tanpa kau pedullikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar